Keluarga News Otomotif

Mudik Sebentar Lagi, Ban Mobil Anda Sudah Diganti ?

ilustrasi/net
Ditulis oleh Ozzi Amedio

Sudah siapkah Anda untuk mudik lebaran tahun ini ?

Jika kampung halaman Anda tak jauh dari wilayah Jakarta dan Bandung mungkin bisa pulang kampung di H-1 bahkan H+1.Namun bukan itu yang harus Anda pikirkan jelang lebaran datang guys.

Yang paling penting diperhatikan adalah kesiapan mental dan kondisi kendaraan demi kenyamanan dalam berkendara saat mudik lebaran nanti. Salah satu yang harus dijaga bagi pemilik motor dan mobil adalah bagian komponen kaki-kaki, termasuk ban kendaraan Anda.

Bagi pemilik kendaraan harus rutin merawat dan memperhatikan kondisi ban sebelum mudik nanti. Selain kondisi kembang ban, kondisi jalan yang akan dilintasi juga harus kita kenali supaya aman bagi ban serta keselamatan si pengemudi.

Kondisi jalan beton seperti di tol turut memengaruhi performa ban. Bagi pemudik trans Jawa pasti akan melewati beberapa ruas jalan berbeton tahun ini dengan rute Jakarta hingga Pemalang, Jawa Tengah.

Business support manager PT Gajah Tunggal, Aries Abdullah, mengatakan pada dasarnya proses pemuaian ban pada jalan beton akan mengakibatkan permukaan ban terkikis lebih cepat karena permukaan jalan beton lebih kasar dibanding aspal. Selain itu, tingkat defleksi atau kelenturan ban akan lebih cepat.

“Kondisi permukaan ban cepat terkikis sehingga usia pakai ban hanya sebentar, sedangkan saat terjadi defleksi akan membuat dinding ban menjadi retak dan berisiko membuat ban bisa meledak,” tegas Aries. Menurut Aries, proses pemuaian tekanan angin dalam ban saat melintas jalan beton di siang hari akan lebih tinggi dibanding di jalan bukan beton.

Oleh sebab itu, Aries kembali mengingatkan pengemudi untuk selalu menaati peraturan yang telah diberikan pengelola jalan tol, khususnya batas kecepatan kendaraan.

“Patuhi saja batasan kecepatan yang terdapat pada rambu di jalan tol, jangan melebih kecepatan yang telah ditentukan. Karena batasan kecepatan ditentukan setelah sebelumnya diuji terlebih dahulu berdasarkan karakter jalan yang dibuat,” tuntasnya.

Tentang penulis

Ozzi Amedio

Tinggalkan Pesan