Keluarga News

Hindari Minuman Soda Supaya Tidak Kena Obesitas, di Amerika Banyak yang Terkena Penyakit ini Loh Guys!

ilustrasi/Hallosehat
Ditulis oleh Ozzi Amedio

Masyarakat di Amerika Serikat cendrung memilih memakan-makanan jung food atau makanan cepat saji untuk kesehariannya. Makanya di negeri ‘Paman Sam’ini tingkat penderita obesitas sangat tinggi sejak beberapa tahun belakangan.

Selain memakan sayur-sayuran, pasta, atau burger, masyarakat disana juga tak lepas dari minuman bersoda. Dilansir dari Hellosehat.com Jumat (22/7) rata-rata orang Amerika mengonsumsi 2 botol soda per hari. Dengan demikian, kebiasaan seperti ini sama halnya dengan mengonsumsi 18-20 sendok teh gula hanya dari 2 kaleng minuman loh guys!

“Dalam 20 tahun belakangan, konsumsi gula di dunia sangat meroket. Begitu juga dengan AS, yang mengonsumsi gula naik 519% atau 61 kg gula per orang. Sebelumnya warga Amerika hanya mengonsumsi 11 kg gula per orang tiap tahunya,” ujar praktisi kesehatan dan seorang ahli transformasi tubuh, Pil kepada starfitnesssaigon.com

Berikut beberapa fakta bahan-bahan yang sangat tidak baik mengonsumsi minuman bersoda bagi tubuh kita:

Aspartame

Bahan utama pada diet soda ini dapat meningkatkan rasa lapar, jadi meski yang Anda minum itu bebas kalori, Anda dapat berakhir dengan makan lebih banyak.

Pewarna karamel

Pewarna coklat yang mengandung 2-methylimidazole and 4-methylimidazole akan berdampak pada paru-paru, hati, dan kanker tiroid.

Sodium

Diet soda sangat berkaitan dengan risiko stroke, dan peneliti beranggapan bahwa kadar sodium tinggilah yang menjadi penyebabnya.

Phosphoric Acid dan Kafein

Peneliti berspekulasi bahwa Phosphoric acid dan kafein yang terkandung dalam soda juga menyebabkan osteoporosis. Hal ini merupakan masalah bagi wanita. Sekelompok peneliti menemukan bahwa seorang wanita yang diketahui mengonsumsi 3 soda dalam seminggu, rata-rata 4% memiliki tulang yang keropos pada bagian yang penting di pinggang dibanding para wanita yang meminum minuman lain.

Perasa buatan

Gula bukanlah satu-satunya bahan pada soda yang dapat merusak gigi Anda. Kandungan asam pada soda sangatlah tinggi (dengan pH 3.2) demikian juga dengan perasa makanan buatan (seperti jahe, cheri, dan lemon-lime) yang telah terbukti juga berkontribusi dalam proses erosi enamel gigi.

Bisphenol A (BPA)

BPA adalah disruptor endokrin yang berhubungan dengan apapun tentang penyakit jantung, gangguan reproduksi, kegemukan, dan gangguan sistem imun tubuh. Kaleng dan botol plastik yang dijadikan wadah minuman bersoda dapat mengontaminasi minuman Anda dengan BPA.

 

 

Tentang penulis

Ozzi Amedio

Tinggalkan Pesan