Keluarga Otomotif

Alarm Mobil Sering Berbunyi Sendiri, Ini Cara Mengatasinya

ilustrasi/ otomotif.org
Ditulis oleh Ozzi Amedio

Mobil baru selalu dihadapi dengan permasalahan alarm sering berbunyi meski kendaraan tersebut terpakir dalam keadaan mati ataupun menyala. Tak jarang membuat sipemilik mobil merasa kesal dan jengkel karena harus mematikan suara alarm dari remote kunci yang dimiliki.

Keberadaan fitur remote selain berfungsi sebagai pembuka dan mengunci pintu mobil, remote juga digunakan untuk untuk mencegah upaya tangan jahil (pencuri) untuk membuka paksa kendaraan anda. Selain itu juga berfungsi sebagai anti-starter, agar kendaraan tak bisa menyala saat menggunakan kunci lainnya. Dengan fungsi ini alarm tentu dapat memproteksi mobil dari tindak kejahatan.

Dengan banyaknya kejadian alarm sering berbunyi saat di parkir, Kotak87.com mengulas cara agar kendaraan anda tidak mengganggu pengendara lain saat terparkir di area parkir maupun di garasi rumah Anda.

Alarm mobil sering berbunyi sendiri bisa disebabkan oleh beberapa hal:

1. Karena sensitifitas dari sensor getar
2. Bisa disebabkan karena sensor pintu atau saklar lampu pintu yang tidak baik. Hal itu disebabkan karena pintu dibuka tanpa menggunakan remote alarm.

Membuka paksa pintu tanpa menggunakan remote biasanya Selain remote alarm hilang bisa juga karena batray remote lemah atau batray dalam keadaan habis. Maka akan menyebabkan alarm mobil jadi terus menyala saat diparkir.

Untuk pencegahannya,  dilansir dari AstraWorld, Senin (30/5) pada mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV), alarm dapat dinonaktifkan dengan cara membuka pintu secara manual menggunakan kunci kontak.

Lalu masukan anak kunci ke lubang starter. Kemudian putar bolak-balik kunci kontak dari posisi ACC ke ON sebanyak 10 kali secara cepat dan konstan. Sebelum berhenti berbunyi, biasanya alarm akan berbunyi secara cepat kemudian berhenti.

Setelah alarm berhenti berbunyi, maka lampu kecil yang berkedip juga akan mati. Inilah indikasi bahwa alarm sudah berhasil dinonaktifkan. Jika dilakukan dengan benar, maka alarm akan berhenti berbunyi dan berhasil dinonaktifkan.

Selanjutnya mobil akan dapat di-starter kembali seperti semula. Namun, jika mengalami kesulitan dalam menonaktifkan alarm, dapat juga meminta bantuan teknisi ahli untuk melakukannya.

Jika alarm sudah nonaktif maka remote tidak dapat digunakan untuk sementara waktu. Membuka atau mengunci pintu mobil dilakukan secara manual, menggunakan anak kunci. Sangat disarankan untuk tidak terlalu lama membiarkan kondisi seperti ini karena mobil tidak dilindungi sistem alarm sehingga lebih mudah dibuka secara paksa atau dicuri.

Tentang penulis

Ozzi Amedio

Tinggalkan Pesan